Ambon Metro Reportase,com– Dalam rangka memeriahkan HUT Kota Ambon dan HUT Kemerdekaan RI ke-81, Pemerintah Kota Ambon melaksanakan Festival Jukulele Tingkat Kecamatan Sirimau. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Ambon, Ibu Ely Toisutta, dan memperebutkan Piala Wali Kota Ambon, Kamis (6/8/2026).

Turut hadir pimpinan OPD lingkup Pemkot Ambon, perwakilan General Manager PT PLN Wilayah Maluku, Camat Sirimau, Tim Penggerak PKK Kecamatan Sirimau, para Lurah, serta Dewan Guru.

Festival jukulele ini diikuti 7 kelompok. Masing-masing kelompok terdiri dari 20 orang peserta usia 10 hingga 16 tahun tingkat SD, SMP, dan MTs.

Kembangkan Identitas Kota Musik

Camat Sirimau, Bapak Aulia Wailalulu, dalam sambutannya menegaskan festival jukulele tingkat kecamatan Sirimau menjadi sarana mengembangkan kreativitas musik di Kota Ambon dan memperkuat identitas Ambon sebagai City of Music.

“Jukulele sebagai alat musik khas Ambon mesti terus dikembangkan untuk membangun industri musik di Kota Ambon. Yang terpenting kita semua memelihara jati diri budaya Kota Ambon,” katanya.

Festival jukulele Kecamatan Sirimau tahun 2026 ini merupakan kerja sama antara Tim Penggerak PKK Kecamatan Sirimau dengan Amboni Office Music.

Jukulele, Ekspresi Budaya dan Pemersatu

Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta dalam sambutannya menegaskan tahun 2019 Kota Ambon ditetapkan UNESCO dengan predikat City of Music

“Predikat tersebut bukan sekadar penghargaan tapi lebih dari itu. City of Music merupakan identitas dan tanggung jawab bersama untuk terus menjaga dan mengembangkan kekayaan musik yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Ambon,” ujar Ely.

Menurutnya, bagi masyarakat Kota Ambon dan Maluku, musik bukan sekadar hiburan. Musik menjadi bagian dari kehidupan, ekspresi budaya, sekaligus sarana membangun kebersamaan dan mempersatukan berbagai perbedaan.

“Jukulele bukan sekadar alat musik tradisional yang menghasilkan nada unik. Jukulele juga membawa kreativitas dan nilai-nilai budaya. Karena itu saya memberikan apresiasi kepada panitia yang telah memberikan ruang bagi masyarakat dan anak-anak untuk mengekspresikan bakat mereka di bidang musik,” ucap Toisutta.

Bukan Hanya Cari Juara

Ely menambahkan, Kecamatan Sirimau sebagai salah satu wilayah penting di Kota Ambon yang menjadi pusat aktivitas pemerintahan, perdagangan, pendidikan, sosial, dan budaya memiliki potensi masyarakat yang sangat beragam dan dinamis.

“Dalam konteks inilah Festival Jukulele Tingkat Kecamatan Sirimau Tahun 2026 menjadi sesuatu yang sangat positif. Festival ini bukan semata-mata untuk mencari juara, tapi sebagai ruang dan wahana untuk mempererat kebersamaan,” jelasnya.

Ongen
MetroReportase.com