Ambon, Metro Reportase – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Ambon tengah mempersiapkan penyelenggaraan event lari 10 kilometer (10K) yang direncanakan berlangsung bulan depan. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian program dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Ambon, sekaligus mendorong sektor sport tourism di ibu kota Provinsi Maluku,Rabu22Juli2026.
Kepala Dispora Kota Ambon menjelaskan, konsep yang diusung tidak sekadar perlombaan lari, tetapi akan dikemas secara berbeda agar memberikan pengalaman yang berkesan bagi setiap peserta.
“Kami ingin membuat event 10K yang berbeda dari kota-kota lain. Harapannya, peserta yang datang nanti memiliki pengalaman menarik dan bisa menceritakan kepada orang lain bahwa lomba 10K di Kota Ambon memiliki ciri khas tersendiri,” ujarnya.
Saat ini, Dispora bersama event organizer dan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) masih mematangkan berbagai persiapan teknis. Dalam satu hingga dua hari ke depan, rapat koordinasi akan digelar untuk menyusun konsep final penyelenggaraan.
Dispora juga berencana mengundang pelari dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan membuka peluang bagi pelari mancanegara untuk ikut ambil bagian.
“Olahraga kami jadikan sebagai media untuk mendorong pariwisata Kota Ambon. Karena itu, kami akan mengundang para pelari dari seluruh Indonesia, bahkan jika memungkinkan juga dari luar negeri,” katanya.
Meski konsep acara belum diungkapkan secara rinci, Dispora memastikan akan ada sejumlah kejutan yang menjadi pembeda dibanding event lari di daerah lain.
“Kegiatan ini bukan sekadar start, lari, lalu finish. Akan ada sesuatu yang disuguhkan kepada peserta. Detailnya nanti akan kami sampaikan saat peluncuran resmi,” jelasnya.
Rute lomba juga sedang difinalisasi. Panitia akan memilih jalur yang aman, minim hambatan lalu lintas, dan menampilkan keindahan Kota Ambon, termasuk kawasan pesisir dan ikon kota, yakni Jembatan Merah Putih (JMP).
“Yang jelas peserta akan melewati Jembatan Merah Putih. Kami juga memilih jalur yang aman dan memperlihatkan panorama laut serta wajah Kota Ambon,” ungkapnya.
Untuk menjaga sportivitas, panitia menghindari rute yang memiliki banyak persimpangan atau lorong yang berpotensi dimanfaatkan peserta untuk memotong jalur.
Target peserta diperkirakan mencapai ratusan pelari. Panitia optimistis jumlah tersebut dapat melampaui beberapa penyelenggaraan event serupa di daerah lain.
Sementara itu, hadiah bagi para pemenang juga telah disiapkan, meski besarannya masih dirahasiakan. Panitia memastikan akan ada bonus bagi para juara dalam beberapa kategori yang nantinya diumumkan secara resmi saat peluncuran event.
Dispora Kota Ambon berharap ajang 10K ini dapat menjadi agenda tahunan yang mampu mengangkat citra Ambon sebagai destinasi sport tourism di kawasan timur Indonesia sekaligus menarik kunjungan wisatawan melalui olahraga.
Ongen
Metro Reportase