Ambon metro reportase,com
Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena, menegaskan bahwa warga keturunan Tionghoa yang bermukim di Kota Ambon merupakan bagian utuh dari masyarakat dan telah memberikan kontribusi besar dalam perjalanan sejarah serta pembangunan kota, khususnya di sektor ekonomi.

Penegasan tersebut disampaikan Wattimena saat menghadiri acara ramah tamah Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili Tahun 2026 bersama umat Buddha di Vihara Swarna Giri Tirta, kawasan Benteng, Kota Ambon.

Menurutnya, keberadaan warga keturunan Tionghoa di Ambon tidak dapat dipandang sebagai kelompok luar, karena mereka telah menjadi bagian dari perjalanan panjang peradaban dan dinamika sosial kota.

“Warga Kota Ambon keturunan Tionghoa bukan lagi warga asing di kota ini. Mereka mesti mendapatkan tempat yang sama dengan kita, karena mereka sudah turut berkontribusi,” tegas Wattimena.

Ia menjelaskan, kontribusi tersebut terlihat nyata dalam berbagai sektor kehidupan, terutama dalam menggerakkan aktivitas ekonomi dan dunia usaha masyarakat.

Wattimena pun berharap peran warga keturunan Tionghoa dapat terus diperkuat dan menjadi energi positif dalam mendorong pertumbuhan serta pembangunan Kota Ambon ke arah yang lebih maju dan berkembang.

“Di aspek ekonomi, kita berharap banyak kepada warga keturunan Tionghoa untuk terus menghidupkan ekonomi di Kota Ambon,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Ambon memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh warga dapat hidup dengan baik dan setara, tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun golongan.

Ongen Metro Reportase-com