AMBON METRO REPORTASE-COM– Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan kebangkitan olahraga di ibu kota Provinsi Maluku ditandai dengan kesiapan atlet Taekwondo Indonesia (TI) Kota Ambon mengikuti Kejuaraan Liga Series 2 Tingkat Provinsi Maluku.

Penegasan tersebut disampaikan Wattimena saat melepas kontingen Taekwondo Kota Ambon di Balai Kota Ambon, Rabu (11/2/2026).
Wattimena mengaku bangga karena persiapan atlet dilakukan atas inisiatif pengurus dan pemerhati Taekwondo tanpa campur tangan langsung pemerintah.

“Sebagai Wali Kota sekaligus Ketua Umum KONI Kota Ambon, saya bangga karena tanpa campur tangan pemerintah, muncul inisiatif dari para pemerhati Taekwondo untuk mempersiapkan atlet mengikuti kejuaraan. Ini tanda olahraga di Kota Ambon mulai bangkit,” tegasnya.

Ia menekankan, KONI Kota Ambon sebagai wadah pembinaan olahraga prestasi harus menyatukan visi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pemerhati olahraga, orang tua, hingga atlet.
“Semua pihak harus terlibat dan mengambil peran nyata untuk memajukan olahraga di Kota Ambon,” ujarnya.

Wattimena juga menyoroti pentingnya olahraga sebagai sarana pembinaan generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan penggunaan gawai. Menurutnya, kegiatan positif seperti taekwondo mampu membentengi anak-anak dari pengaruh negatif lingkungan digital.
“Kegiatan olahraga memberi ruang bagi anak-anak berkembang secara positif.

Ini bagian dari upaya menjaga dan melindungi generasi muda Kota Ambon,” katanya.
Ia mengapresiasi peran pelatih, manajer, dan orang tua yang konsisten mendampingi atlet muda. Dalam waktu dekat, KONI Kota Ambon akan menggelar Pekan Olahraga Kota sebagai persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi Maluku (Popmal) 2026.

Wattimena menegaskan, Kejuaraan Liga Series 2 harus dimanfaatkan sebagai ajang mengukur kemampuan serta mental bertanding sebelum menghadapi kompetisi di level yang lebih tinggi.

Meski menargetkan prestasi, ia mengingatkan bahwa nilai utama olahraga adalah sportivitas, disiplin, dan pembentukan karakter.

“Menang itu biasa, tapi yang paling penting adalah sportivitas. Atlet yang tekun berlatih, disiplin, dan menjaga kesehatan, dialah yang berpeluang menjadi juara,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan atlet untuk menjaga kondisi fisik serta menjauhi perilaku negatif. Taekwondo, menurutnya, bukan untuk pamer kekuatan di luar arena, melainkan untuk membangun prestasi dan karakter.

Sebagai motivasi, Wattimena berjanji akan mengundang atlet makan malam bersama jika berhasil meraih prestasi, namun menegaskan bahwa komitmen membawa nama baik Kota Ambon tetap menjadi tujuan utama.

“Masa depan Kota Ambon ada di tangan anak-anak sekalian,” pungkasnya.

Ongen Metro Reportase-com