Ambon Metro Reportase-com.14 February 2026 Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet tinju Maluku. Dari lima atlet yang dikirim mengikuti Kejuaraan Nasional Tinju yang diselenggarakan oleh Perbati Pusat di Jakarta, empat atlet berhasil meraih medali.
Kejuaraan yang berlangsung pada 10–14 Februari tersebut merupakan agenda nasional dalam rangka uji coba sekaligus penjaringan atlet potensial menuju pembinaan nasional.
Ketua Pengurus Provinsi Perbati Maluku, Wahid Laitupa, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah, ini pencapaian luar biasa. Perbati Maluku tergolong baru, tetapi atlet-atlet kita sudah mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Laitupa.
Daftar Peraih Medali Atlet Perbati Maluku
Philip Tetiray (55 Kg U-19) – Medali Emas
Femmy Marisca Benamen (57 Kg U-23) – Medali Perak
Dyah Yunita Rifai (48 Kg U-23) – Medali Perunggu
Ellias D. Saa (60 Kg U-23) – Medali Perunggu
Fahri Toufan Rifai (47 Kg U-19) – belum meraih medali.
Menurut Laitupa, hasil ini menjadi modal penting untuk memperkuat pembinaan atlet tinju di Maluku agar kembali dikenal sebagai daerah penghasil petinju nasional bahkan internasional.
Ke depan, Perbati Maluku berkomitmen meningkatkan pembinaan serta memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Maluku dan berbagai pihak terkait. Targetnya, atlet tinju Maluku tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga mampu bersaing di level dunia hingga Olimpiade.
Ia juga mengungkapkan bahwa Perbati Pusat akan menggelar kejuaraan tinju dunia di Indonesia pada Juni–Juli mendatang, dan berharap atlet asal Maluku dapat ambil bagian.
Para atlet dijadwalkan kembali ke Ambon pada 17 Februari pagi dan akan dijemput di Bandara Pattimura Ambon sebelum dikembalikan ke keluarga masing-masing.
Selain itu, Perbati Maluku membuka kesempatan bagi pemuda dan remaja usia 15–17 tahun, termasuk atlet dari Pertina, yang ingin bergabung dan dibina secara profesional.
“Perbati Maluku siap melindungi, membina, dan memperjuangkan atlet agar masa depan mereka terjamin dan prestasi terus meningkat,” tutup Laitupa.
Ongen Metro Reportase-com