Ambon metro reportase,com – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite maupun Pertamax serta bahan bakar lainya hingga memicu harga selangit sering dikeluhkan warga Maluku Barat Daya (MBD).

Terkini, masyarakat di wilayah itu mengalami kesulitan mendapatkan BBM. Namun belum diketahui penyebab kelangkaan di sana.

Sebelumnya, pasokan BBM ke daerah itu terhambat karena kondisi alam sehingga kapal yang mengangkut BBM dari Kota Saumlaki maupun dari Kota Ambon ke MBD mengalami kesulitan berlayar.

“Atas dasar itu, hari ini kita Komisi II DPRD Provinsi Maluku melakukan rapat dengan Pertamina, persoalan kelangkaan BBM di Kabupaten Maluku Barat Daya,” ujar Ketua Komisi II DPRD Maluku Johan Lewerissa kepada sejumlah Media di ruangan Komisi II DPRD Maluku seusai rapat bersama Pertamina, Selasa (27/2/2024 ).

Maka untuk mengatasi kelangkaan BBM di MBD mesti dicari solusi. Salah satunya dengan membangun depo Pertamina berskala sedang untuk salurkan BBM di wilayah itu.

Lewerissa mengakui, jika kondisi gelombang tinggi maka kapal yang mengangkut BBM ke MBD biasanya tidak berani berlayar.

“Maka kalau bangun depo Pertamina, tentu stok BBM selalu tersedia dan meminimalisasi kelangkaan BBM di daerah itu,” tegasnya.

Lewerissa menambahkan, usulan pembangunan depo Pertamina di MBD akan disampaikan ke Pemerintah pusat.

“Dan kebetulan minggu ini kami akan sampaikan aspirasi ke kementerian terkait. Jadi sebelum berangkat kami minta masukan dari Pertamina,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Penjualan Pertamina Ambon, Aditya Hendri Permadi sangat mendukung langkah Komisi II DPRD Maluku sampaikan aspirasi ke Pemerintah pusat.

”Apa yang dilakukan Komisi II kami siap mendukung. Ini agar kami penyaluran BBM tepat sasaran dan dinikmati semua masyarakat yang ada di sana,” pungkasnya.

Ongenleano