Ambon Metro Reportase,com– Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon resmi menerapkan sistem rolling jadwal kerja staf sebagai bentuk penyesuaian dinamis, menyusul meningkatnya jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Daerah Kota Ambon.

Wali Kota Ambon, Bodewin Watimena, menyampaikan hal tersebut kepada wartawan usai apel pagi di Balai Kota Ambon, Senin (05/01/2026). Ia menegaskan bahwa sistem rolling ini bukan kebijakan permanen, melainkan langkah adaptif terhadap kondisi kerja saat ini.

“Sebagian besar pegawai hadir setiap hari, namun kondisi kantor belum representatif. Banyak pegawai mengalami pegal karena keterbatasan fasilitas, khususnya tempat duduk, akibat penambahan pegawai yang cukup signifikan,” jelas Bodewin.

Menurutnya, penyesuaian pola kerja ini tetap diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia menegaskan, Pemkot Ambon tidak akan mentolerir pelayanan yang tidak optimal di wilayah-wilayah tertentu.
“Saya sudah sering menyampaikan soal pelayanan publik. Jika ada wilayah yang tidak mampu memberikan pelayanan dengan baik, Pemerintah Kota siap mengambil alih pengelolaannya,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota juga menyoroti pengelolaan Terminal Mardika Ambon. Ia menyebutkan bahwa Terminal A kembali digunakan untuk aktivitas perdagangan, namun Pemkot telah memberikan instruksi tegas kepada dinas terkait agar penegakan aturan dilakukan secara konsisten.
“Kami sudah menetapkan kebijakan untuk menertibkan pedagang yang tidak sesuai zona. Walaupun perubahannya belum signifikan, pelaksanaannya akan kami pantau secara ketat,” ujar Bodewin.

Terkait penggunaan ruang publik, Wali Kota menegaskan bahwa parkir liar merupakan tindakan ilegal karena berada di luar zona yang telah ditetapkan Pemkot Ambon. Ia telah memerintahkan tindakan tegas, termasuk pemindahan kendaraan, dengan melibatkan kerja sama TNI dan Polri.

Selain itu, Pemkot Ambon menyampaikan rasa syukur atas dukungan dan bantuan dari berbagai pihak di tengah keterbatasan yang ada. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pelayanan publik serta peningkatan infrastruktur kantor pemerintahan.

“Kami akan terus melakukan evaluasi berkala terhadap setiap kebijakan yang diterapkan, agar benar-benar memberikan dampak positif dan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Wali Kota Ambon.

Ongen Metro Reportase