GARUT,- METROREPORTASE.COM, Tokoh dan masyarakat Desa Tanjungjaya kecamatan Banjarwangi, Garut merasa kaget dan geram dengan penegakan hukum di Kabupaten Garut. Hal tersebut ditenggarai pelaporan dugaan penyimpangan Raskin (Beras untuk rakyat miskin)

sebanyak 10 DO yang telah dilaporkan dari tahun 2017 dengan saksi-saksi sudah diperiksa dan diindikasikan penyalahgunaan Dana Desa (DD) sebesar Rp.620.000.000 yang mana kasusnya hingga saat ini menguap begitu saja.

Undang Herman selaku ketua umum aliansi Rakyat Garut Berdaulat (RAGAB) membenarkan kasus tersebut. Masih kata Undang,”Camat Banjarwangi pada waktu itu saudara Enjang bahkan membenarkan adanya kasus desa Tanjung Jaya saat ditelpon oleh Bupati Garut dihadapan peserta audiens aliansi RAGAB.

Tapi anehnya saat itu camat memberikan rekomendasi pencairan dana desa kepada oknum kades inisial DK,” tukas Undang.Ia melanjutkan, dan yang lebih aneh lagi dana desa Tahun Anggaran 2021 yang sudah dicairkan itu hingga saat ini ternyata belum direalisasikan.

Dalam keteranganya lebih lanjut kepada tim pada Minggu (30/5) kemarin, masyarakat desa Tanjung Jaya menyebutkan akan melakukan aksi ke DPRD dan Inspektorat pada pekan ini guna mempertanyakan tindak-lanjut penegakan masalah hukum di desa Tanjung Jaya.

(Alam metro reportase.)