Ambon metro reportase,com– Sektor Kalvari Jemaat GPM Rumah Tiga menggelar turnamen gawang mini Gandaria Cup III, Sabtu (01/10/2023), bertempat di Stadion Gandaria Rumah Tiga, tampak dihadiri Penjabat Walikota Ambon, Bodoewin Wattimena, Anggota DPRD Provinsi Maluku, Jhon Lewerissa, Ketua Majelis Jemaat GPM Rumah Tiga, dan Ampi Talakua selaku ketua panitia penyelenggara,

Watimena dalam arahannya mengatakan, turnamen gawang miniini harus menjunjung sportifitas.

“Saya berharap seluruh peserta kalau ada yang menang silahkan bersukacita, tetapi yang kalah jangan memprotes,Untuk mencapai hal ini maka peran wasit sangat penting, peran panitia juga sangat penting,saya selaku katakan berkali kali jadilah wasit yang profesional, wasit yang takut akan Tuhan jadi dia mau memutuskan salah dia takut berdosa,dia harus memutuskan yang seadil adilnya, walaupun tidak bisa sempurna tapi sudah berupaya untuk memenuhi asas keadilan dalam suatu perlombaan,” pesannya.

Pemerintah Kota Ambon, lanjutnya, berupaya melaksanakan tugasnya dengan sebaik mungkin, karena tugas pemerintah juga untuk mengedukasi dan melahirkan kebijakan pembangunan di kota ini.

“Saya mau katakan juga bahwa sebaik apapun kebijakan pemerintah dan program kegiatan yang pemerintah lakukan tidak akan pernah berhasil Tampa partisipasi aktif dari seluruh masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, pemerintah tidak punya kemampuan apa apa, tanpa adanya dukungan dari masyarakat.

Dikesempatan yang sama Ketua Panitia Turnamen Gawang Mini Gandaria Cup III, Ampi Talakua mengutarakan, sebenarnya turnamen tersebut sudah disiapkan untuk HUT Kota Ambon, tetapi karena ada kendala perbaikan stadion dan lapangan, maka ditunda pelaksanaannya, tapi kendati demikian, semua ini dalam rangka HUT Kota Ambon dan HUT GPM,

“Kegiatan atau turnamen gawang mini ini diikuti oleh 256 tim, yang terdiri dari berbagai wilayah di Maluku, ada dari kota Tual, dari Pulau Seram yaitu daerah Kairatu dan sekitarnya,” ungkapnya.

Disebutkan, dari 256 tim yang mengikuti turnamen, dibagi dalam 16 pool, untuk memperebutkan piala bergilir dan total bonus sekitar Rp 65 juta,

Animo masyarakat sangat besar khususnya dari kalangan anak muda, ia berharap tim yang ikut turnamen tersebut nantinya bisa naik jenjang ke turnamen yang lebih tinggi lagi yaitu futsal apabila dasar mereka di gawang mini sudah terlihat bagus.

“Dengan turnamen gawang ini juga secara tidak langsung kita membuka tali silaturahmi antara kita masyarakat kota Ambon dan sekitarnya,Supaya Masalah masalah yang mungkin pernah terjadi di tahun tahun kemarin tu bisa kita saling bersilaturahmi karena sepak bola ini juga merupakan sala satu event yang bisa membuat kita bersatu,” ucapnya.

Disebutkannya, turnamen Gandaria Cup ini sudah gelar untuk ketiga kalinya dan merupakan agenda tahunan.

“Pesan saya buat para peserta yang akan bertanding harus menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas, dan bukan cuma para pemain saja, tapi juga para panitia dan wasit yang memimpin Tlturnamen gawang mini ini,harus jujur,” katanya.

Menurutnya, kegiatan ini juga secara ekonomi bisa menambah penghasilan bagi warga yang ada di wilayah Rumah Tiga dan sekitarnya karena mereka bisa berjualan untuk menambah ekonomi keluarga.

Ongenleano