Ambon,- metro Reportase.Com,- Petugas dari satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang bertugas membantu petugas dari dinas Kesehatan untuk menertipkan warga,terlihat sedikit mengalami kewalahan untuk mengatur warga yang mengambil nomor antrian,karena banyak warga yang datang untuk divaksin.29/5/21

Kepala Dinas Kesehatan kota Ambon Wenndy Pelupessy yang datang memantau langsung pada pelaksanaan kegiatan vaksinasi,saat diwawancarai pers dari media metroreportase mengakui antusias warga yang datang untuk mengikuti vaksin dalam hari- hari terakhir batas waktu yang diberikan cukup banyak.

Dikatakan Pelupessy,terhitung sejak tanggal 26 mei sebanyak 900 warga kota Ambon yang divaksin ,dilanjutkan pada tanggal 27 sebanyak 974,tanggal 28 mei sebanyak 950 dan di perkirakan tanggal 29 mei sebanyak 1.000 lebih warga yang ikut vaksin.

“Jadi lonjakan itu dihari tanggal 25 itu sudah terjadi dan hari-hari terakhir ini 31 antusias masyarakat untuk laksanakan vaksinasi ternyata memang masyarakat berkeinginan untuk lakukan vaksin walaupun hoax itu masih berkembang.

Pelupessy menambahkan dari data yang telah dihimpun hingga saat ini semenjak dibuka vaksinasi tahap kedua,jumlah langsia yang datang untuk ikut divaksin masih belum maksimal,pihaknya telah melakukan berbagai langkah dan upaya sehingga para langsia dapat mengikuti vaksin karena mereka masuk dalm orang yang rentang terkena virus COVID-19.

Pihak dinas kesehatan akan terus berupaya melakukan berbagai cara dan pendekatan lain yang nantinya diharapkan akan meningkatkan jumlah para langsia yang ada dikota Ambon untuk ikut Vaksinasi,dengan demikian maka langkah antisipasi dapat dicegah sejak dini bagi para langsia dengan mendapatkan suntikan vaksin pada tubuh.

(Steven.G.H wartawan metro reportase)