Bekasi,- Metro reportase.Com,- Warung Mie Aceh pengasinan ini baru didirikan bulan Agustus 2022, baru memiliki cabang di daerah Pengasinan Rawalumbu dekat SMA Negeri 13 Bekasi. Pemilik warung mie aceh ini adalah Pak Edi yang memang orang asli aceh yang ingin menjadi wirausaha di bidang kuliner.

Awal mulanya owner hanya coba-coba mendirikan usaha kuliner ini dengan membuat racikan bumbu masakan mie aceh. Tetapi dengan coba-coba tersebut mendapat respon yang baik dari keluarga beserta teman, maka owner memberanikan diri buka usaha di bidang kuliner. Owner sering sekali makan mie aceh di berbagai tempat, karena menurutnya mie aceh disukai oleh semua orang karena rasanya yang enak dengan rempah khas aceh dan tidak asing di kalangan masyarakat umum.

Di warung mie aceh pengasinan menjual berbagai jenis makanan dan minuman khas aceh yaitu mie aceh, nasi goreng aceh, martabak aceh, roti cane aceh, the tarik aceh, es timun dan kopi saring aceh. Harga mulai dari 15ribuan saja sampai 25ribuan untuk mie aceh pakai toping daging. Warung mie aceh dibuat oleh owner karena belum ada mie aceh di pengasinan dan agar mudah diingat. Dibantu oleh 1 karyawan yang profesional dan mengerti cara memasakan makanan aceh. Buka setiap hari dari jam 3 sore samapai habis, sekitar jam 11an malam.

Menu andalan di sini adalah mie aceh goreng, mie aceh kuah, kopi saring aceh dan es serut timun.

Warung mie aceh pengasinan ini tempatnya sangat strategis dan bisa dijangkau oleh keadaan apapun, tempatnya bersih, rapih dan udara yang sejuk. Warung mie aceh pengasinan bisa ditemukan di go food dan grab food, bisa juga pesan antar dengan minimal pembelian 20 bungkus.

Untuk saat ini ada promo untuk mie aceh harga 15ribu dengan batas waktu yang tidak ditentukan.

Sudah banyak sekali pelanggan tetap untuk menikmati mie aceh pengasinan ini sekitaran Bekasi. Selama berjualan mie aceh suka dan duka yang dialami Pak Edi yaitu adalah ketika warung ramai dan jualan habis dan pelanggan memberi respon positif sedangkan untuk dukanya yaitu ketika warung sepi sehingga jualan tidak habis.

(Ivan Nova Metro Reportase)