JAKARTA Metro Reportase,- Menteri Koordinator (Menko) Bidang Polhukam Mahfud MD mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada hari pemungutan Pilkada Serentak, Rabu, 9 Desember mendatang. Ia pun meminta agar para pemilih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

di hari ini tanggal 9 Des 20
Masyarakat datang berbondong-bondong ke TPS sesuai dengan jam, jadwal yang sudah ditentukan oleh KPU dan ikuti protokol kesehatan yang ditentukan oleh KPU,” pesan Menko Polhukam, Sabtu (09/12/2020)

Para pemilih juga diminta untuk menjaga ketertiban selama proses pencoblosan. “Jangan membuat keributan. Biasanya keributan itu terjadi sesudah perhitungan suara dan sebagainya. Semuanya harus berlaku proporsional dan tertib demi kebaikan kita bersama,“ ujar Mahfud.

Setelah melalui masa kampanye selama 71 hari, gelaran Pilkada Serentak 2020 tengah memasuki masa tenang pada tanggal 6-8 Desember ini.

“Sabtu 5 Desember kita sudah mengakhiri masa kampanye dan mulai memasuki masa tenang Pilkada Serentak. Isilah hari-hari tenang itu, dengan betul-betul membuat ketenangan, tidak membuat kegaduhan. Persiapkan hari pencoblosan atau pemungutan suara 9 Desember dengan sebaik-baiknya, baik itu penyelenggara, kontestan, maupun masyarakatnya,” imbau Menko Polhukam.

Menko Polhukam juga meminta seluruh masyarakat untuk tetap menjaga situasi yang kondusif. Pilkada serentak sangat dikhawatirkan oleh banyak pihak akan menimbulkan masalah penyebaran COVID-19, karena itu ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama membuktikan bahwa semua bisa berlaku disiplin dan menjaga itu semua.

“Untuk masyarakat, untuk rakyat, silakan berikan suara Anda sebanyak-banyaknya karena satu suara Anda akan menentukan masa depan anda. menentukan nasib Anda di bawah kepemimpinan ke depan,” uTerakhir, Mahfud mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam tahapan pilkada. Ia menilai masa kampanye selama 71 hari ini bisa dilalui dengan baik.”

Sebelumnya, Satgas Penanganan COVID-19 melalui juru bicaranya Wiku Adisasmito menyampaikan empat pesan penting terkait penyelenggaraan pilkada di masa pandemi.

Pertama, masyarakat sebagai pemilih harus menyadari pentingnya peran kepala daerah untuk membawa masing-masing daerah bangkit dari COVID-19.

“Pilihlah pemimpin yang menaati aturan-aturan terkait protokol kesehatan saat melakukan kampanye, karena hal ini dapat menjadi cerminan tanggung jawab pemimpin ke depan

Pilkada tahun ini, imbuhnya, akan menentukan arah ketahanan kesehatan serta pemulihan masing-masing daerah di tengah pandemi.

“Saya benar-benar berharap masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya untuk memilih pemimpin yang bertanggung jawab dan memiliki kapasitas serta komitmen untuk memimpin daerah di tengah masa pandemi,” himbau Mahfud.(Humas Polhukam/TimKomonikasi/Un)

(Ewing)