DEPOK, – Metro Reportase,- Satu porsi makanan menjadi begitu berharga saat diberikan kepada orang lain. Memberi makanan menjadi bentuk syukur seseorang atas pencapaian-pencapaiannya dalam hidup.

Bagi orang yang mendapatkan manfaat dari makanan gratis, rasa syukur mengisi hati. Mereka memanjatkan doa agar si pemberi selalu di beri rezeki dan dilapangkan urusannya. Sederet doa-doa baik lainnya mereka ucap agar kebaikan-kebaikan seperti ini terus dilanjutkan.

Hal inilah yang dirasakan oleh Nurul Akmaliah selaku ketua RW 12 di Kelurahan Cibubur yang mendapatkan makanan siap santap gratis, buah kerjasama Pegadaian Syariah cabang Margonda dan Aksi Cepat Tanggap cabang Depok. Nurul diberi tanggung jawab untuk membagikan 450 porsi makanan siap santap ke warga RW 12 tempat ia diamanahkan menjadi ketua RW.

Mendapat amanah dari Pegadaian dan ACT, Nurul berkoordinasi dengan RT setempat untuk mendata warga yang kurang mampu, lansia yang hidup sendiri atau berdua, dan warga yang menjalani isolasi mandiri karena terkena covid. Semua ini bertujuan agar makanan gratis ini tepat sasaran dan bisa diberikan kepada orang yang membutuhkan.

“Diutamakan kepada lansia yang sudah tinggal sendiri, atau tinggal berdua saja. Lumayan ada banyak lansia
di RW 12,” ujar Nurul sesaat setelah menghadiri kegiatan seremonial pembagian makanan gratis ini di Pegadaian Syariah Cabang Margonda, Jalan Lapangan Tembak No 1 RT 05/02 Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur pada Senin (12/4/2021).

Warga RW 12 juga banyak yang harus kehilangan pekerjaan sebagai efek dari pandemi yang melanda sejak tahun lalu. Bukan hanya itu, bisnis UMKM warga juga terdampak, beberapa dari mereka penjualannya berkurang atau memulai bisnis baru. Menurut Nurul, warga dengan kondisi seperti inilah yang harus dibantu karena mereka bisa saja tidak mendapatkan sepeser rupiah pun dalam sehari. Di tempatnya tinggal, banyak warga yang mengalami kondisi ini.

“Mungkin saat ini ekonomi sudah mulai bergerak, tapi masih banyak warga kami yang belum mendapatkan pekerjaan atau usahanya belum bangkit dan masih merintis dari awal, sehingga makanan gratis ini menjadi kesyukuran tersendiri bagi warga,” tambah Nurul.

Makanan siap santap yang dibagikan juga menjadi sarana silaturahmi antara pegadaian, ACT, RW, dan RT. Warga bisa lebih mengenal instansi terkait dan selanjutnya bisa menjalin kerjasama positif. Kegiatan ini juga menjadi bentuk kepedulian dan menjadi bukti bahwa perusahaan tersebut hadir memberikan dampak bagi warga sekitar.

(Sinta .Metro Reportase)