Depok,- Metro Reportase,- Ir.H Nurodji selaku Ketua Tim Sukses (Timses) Pradi-Afifah menggelar acara tatap muka dan silaturahmi bersama Tokoh Masyarakat Kota Depok di Rumah Makan Betawie Ngumpul, Jalan Raya Tanah Baru Beji, Depok, Senin (15/11/20).

Acara yang dihadiri oleh berbagai perwakilan masyarakat dari berbagai kecamatan di Kota Depok ini mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam Pilkada Kota Depok yang akan digelar Desember nanti.

Dalam kesempatan ini, Nurodji, sebagai ketua Timses, mengajak masyarakat untuk tidak golput, berpolitik yang santun, dan mengajak masyarakat menentukan arah politiknya.

Dalam acara ini, disampaikan poin poin tentang pembangunan di kota Depok yang perlu mendapatkan perhatian, baik dari segi Ekonomi, Sosial, Budaya dan Pembangunan lainya yang dipandang kurang merata, dan kurang tepat sasaran.

Nurodji mengatakan, sekarang banyak pembangunan jalan, GOR, Jalan, Sekolahan, Madrasah tidak merata. Untuk generasi muda pun, kata Nurodji, belum mendapatkan perhatian dari pemerintahan saat ini.

” Kita lihat sekarang ini, anak muda mencari identitas sendiri, tidak memiliki fasilitas baik Gedung Olah Raga, kesenian dan tempat berkreasi anak muda dalam menjalankan bakatnya ” ungkap Nurodji.

Nurodji juga menyampaikan bahwa banyak masyarakat yang belum mendapat perhatian yang sama, baik dari suku mayoritas maupun minoritas, termasuk dari ASN, Guru, Pelajar, para pelaku agama yang dari segi anggaran juga kurang mendapat perhatian.

Secara ekonomi usaha mandiri dari UMKM tidak dikembangkan secara merata dan kurangnya kepedulian kepada masyarakat tempatan, seperti para pekerja saat ini, kebanyakan dari luar Depok, sedangkan warga asli banyak yang pengangguran.

Nurodji juga mencontohkan daerah diluar Depok, yang lebih menonjol dari segi pembangunan, baik ekonomi, sosial dan budaya.

” Sudah 15 tahun pembangunan masih gini gini aja, Banyak jalan yg rusak dikerjakan di bangun cuman di poles doang akibatnya cepat rusak kembali, bahkan saat hujan pun banjir di sana sini. Jadi kalau kita ingin maju seperti kota kota lain, dengan APBD pembangunan merata, kita harus pilih pemimpin yang pro kepada rakyat” paparnya.

Dirinya juga menyesalkan penggunaan APBD yang dinilai kurang tepat sasaran dan mengakibatkan banyak bangunan yang mangkrak, seperti contoh Terminal Metro Stater yang terbengkalai, dan saat ini akan diambil alih pihak luar, padahal anggaran masih tersedia cukup banyak. .

” APBD Depok cukup besar sekitar 900 miliar, dan saat ini ternyata sisanya ada berkisar 600 miliar. Kalau kita konfirmasi, alasannya macam macam takut KPK, BPK, dan lainnya, sehingga realisasi anggaran tidak maksimal di semua sektor ” imbuhnya.

” Sekarang tinggal bagaimana caranya kita mensukseskan Pilkada nanti, pilihlah pemimpin yang bisa memperjuangkan kepentingan masyarakat. Kita mulai dari diri kita, saudara, teman dan melalui Door to door. Pilihlah Pemimpin yang Pro Masyarakat, pemimpin yang peduli dan yang pasti asli orang Depok untuk itu pilih No 1, Pradi – Afifah ” pungkasnya.

Riezal Mr