Bandung,- Metro Reportase,-Warga Turangga Kota Bandung resah dengan adanya aktivitas sebuah Cafe yang diduga berjualan miras. Keresahan warga bukannya tanpa alasan, sebelumnya menurut informasi warga di Cafe Rap Taruli di Jl. Lodaya No.117 Turangga Kota Banung kerap terjadi perkelahian.

Hal tersebut mengundang banyak tanggapan dari beberapa pihak, salah satunya datang dari Toto salah satu penggiat LSM di Kota Bandung.

Toto menyebut, pelanggaran terhadap protokol kesehatan dimasa PKKM dikarenakan adanya pembiaran dari para aparatur yang terkesan memberikan kebebasan pada pemilik usaha.

“Malam ini saya masih menemukan tempat tongkrongan yang masih tidak patuh dengan PPKM. Mereka mendatangkan kerumunan, tapi tidak ditindak” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (2/4) malam.

Salah satu Café yang ditemukan melanggar prokes tersebut, lanjut Toto, adalah Café Rap Taruli, di Jalan lodaya no.117 Turangga Kota Bandung.

“Terkesan dibiarkan begitu saja, padahal sudah sangat jelas melanggar protokol kesehatan, mengundang kerumunan dan melanggar PPKM Mikro,” ungkapnya.

Toto berharap agar semua apartur terkait dalam pelaksanaan PKKM Mikro ini harus bersikap tegas dan memberikan sanksi pada pelaku usaha yang telah melanggar prokes.
“Jangan segan-segan untuk menyegel dan menutup tempat yang di duga perijinan usaha nya tidak jelas dan melanggar protokol kesehatan dan PPKM Mikro,” pungkasnya.

Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, warga disekitar sudah resah akibat sering adanya keributan di Cafe tersebut
“Sering terjadi keributan bang di cafe itu dan di Cafe itu juga menjual miras. Kami selaku warga resah bang apalagi kalau pas ada keributan.

Kami berharap kepada aparatur penegak hukum,agar bisa menindaklanjuti hal tersebut, sukur-sukur langsung dilakukan penyegelan,” terangnya.

Sekarang ini Pemerintah Kota Bandung telah meberlakukan peraturan jam operasional bagi para pengusaha Mal, restoran dan cafe serta diwajibkan menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaannya untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

Sementara itu Kasat Pol PP Kota Bandung Rasdian rasiadi SIp melalui pesan whatsapp, saat membaca ada nya pemberitaan mengenai cafe rap taruli di media online mengucapakan terima kasih atas informasinya dan akan melakukan lidik.

(Dd)