Depok,-Metro Reportase- Untuk menepis berita miring atau HOAX yang beredar di masyarakat,

Assosiasi Wartawan Nasional Kota Depok melakukan Audiensi dan silahturahmi semua instansi agar berita yang dimuat sesuai dengan data dan Fakta yang didapat wartawan dilapangan,untuk ini AWAN melakukan Audiensi dan silahturahmi ke Kantor Dinas Pendidikan Kota Depok

diterima langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan kota Depok Drs H.M.Thamrin S.sos.MM didampingi Sekdis pendidikan kota Depok diruang kerjanya(11/11/20)
dalam suasana kekeluargaan dan persahabatan.

Saat dikonfirmasi kepala dinas Pendidikan Kota Depok H.M.Thamrin menyampaikan bahwa Senang dengan kedatangan Assosiasi Wartawan Nasional(AWAN) Kota Depok sebagai mitra untuk penyeimbang informasi nantinya,dimana Dinas Pendidikan sendiri sangat membutuhkan informasi dari media untuk bahan masukan dan informasi yang didapat dilapangan”ujar Thamrin”

Terkait Pungli dan Sumbangan dinas sendiri melarang pungli bagi orang tua siswa namun untuk sumbangan itu kembali kepada orangtua siswa untuk memberikan sumbangan kepada sekolah,untuk seragam sekolah untuk saat ini pemerintah tidak memfasilitasi sergam buat siswa orangtua bisa membeli sergam dari luar untuk sergam putih merah Sekolah dasar dan Putih biru untuk sekolah menengah Pertama,untuk seragam batik Depok menyediakan seragam batik Depok bisa dibeli dikoperasi yang disediakan untuk keperluan sekolah begitu juga untuk seragam olahraga orangtua siswa bisa membeli sendiri sesuai dengan sekolah dimana siswa tersebut bersekolah.

Untuk pembangunan prasarana sekolah terkait DAK(Dana Alokasi Khusus) Pemerintah pusat memberikan bantuan lewat Kas Daerah dan langsung di transfer ke sekolah bersangkutan sesuai progres pembanguna yang telah dilakukan/kerjakan,jadi Dinas hanya sebagai pengawas pembangunan sekolah tersebut,
Untuk hal PPDB Thamrin menjelaskan sesuai dengan JUKNIS(Petunjuk Teknis)Permendikbud murni Zonasi tapi ada kebijakan-kebijakan yang kita buat lulusan SD ada sekitar 34.000 sedangkan kuota hanya 9000 itulah kita bagi-bagi agar semua dapat sesuai Peraturan yang berlaku,untuk siswa dengan nilai yang bagus 10%,untuk siswa yang berprestasi dibidang seni dan olahraga 10%,siswa tidak mampu atau siswa miskin juga orangtuanya yang berdampak Covid19 kuotanya 20%,orangtuanya guru negeri maupun swasta 5% dan selebihnya sesuai Zonasi”ungkap Thamrin.

Lebih rinci Kadisdik mengatakan bahwa program Dinas Pendidikan saat ini masih tetap PJJ(Pembelajaran Jarak Jauh) orang tua diharapkan hanya sebagai pendamping bukan sebagai guru yang memaksakan anak harus mendapatkan nilai yang bagus,

saat ini ada kemauan anak untuk belajar aja sudah bagus,terkait dana juga banyak dialihkan untuk penanganan Covid 19 dan semoga Pandemi Covid19 ini cepat berakhir dan siswa bisa belajar seperti biasa kembali”ujar Tahmrin.

Saat Audiensi AWAN diwakili E.F.Andre T,SE sebagai ketua,Ailando S,S.Kom Sekretaris,Ramli T Wakil Ketua,David Malau SE Koordinator Hukum dan Rima Sebagai Wakil Bendahara.
Ketua Assosiasi Wartawan Nasional(AWAN)Kota Depok E.F.Andre T,SE menjelaskan kepada Media bahwa kedatangan ataupun kunjungan AWAN saat ini adalah untuk Audiensi dan silahturahmi agar kedepannya terjalin komunikasi yang baik antara Dinas Pendidikan Kota Depok dengan AWAN terkait ada pemberitaan dan data-data yang kurang tepat dilapangan agar jangan simpang siur perlu koordinasi dan konfirmasi terlebih dahulu,untuk saat ini Assosiasi Wartawan Nasional Kota Depok beranggotakan 25 orang wartawan dari berbagai media siap bersinergi dan menepis berita hoax nantinya”tutup Andre”.

Riezal