Ambon Metro Reportage,com– DPRD Provinsi Maluku menyoroti potensi dampak situasi global terhadap kondisi ekonomi daerah, khususnya terkait kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan tarif transportasi antar pulau.
Dalam rapat bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD), anggota DPRD Maluku (Allan lohy)menegaskan pentingnya langkah antisipatif dari pemerintah daerah, terutama Dinas Perhubungan,Rabu 15/04/2026.
“Jika terjadi kenaikan harga BBM, maka secara otomatis akan berdampak pada kenaikan tarif transportasi. Ini harus diantisipasi sejak dini,” ujarnya dalam rapat tersebut.
Menurutnya, sebagai daerah kepulauan, Maluku sangat bergantung pada konektivitas transportasi laut dan udara. Kenaikan tarif angkutan, baik kapal, feri, maupun pesawat, akan berdampak langsung pada mobilitas masyarakat dan distribusi barang.
Ia mencontohkan lonjakan harga tiket pesawat yang sempat mencapai hingga 80 persen sebagai gambaran nyata kondisi yang perlu diwaspadai.
Selain itu, DPRD juga meminta Dinas Perhubungan untuk memastikan kesiapan infrastruktur penunjang, seperti pelabuhan dan bandara, terutama pasca momentum Hari Raya Idulfitri, di mana mobilitas masyarakat meningkat.
Di sektor infrastruktur, DPRD turut menyoroti kesiapan Dinas Pekerjaan Umum dalam merealisasikan pembangunan jalan provinsi, terutama jika skema pembiayaan melalui SMI mulai dijalankan.
“Perencanaan harus matang dan tidak tumpang tindih, mengingat keterbatasan anggaran yang ada,” tegasnya.
Sementara itu, dalam sektor pendapatan daerah, DPRD mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui inovasi, termasuk digitalisasi sistem pendapatan.
DPRD menilai selama ini masih terdapat kesenjangan antara target dan realisasi PAD yang cukup signifikan.
“Target pendapatan sering tinggi, tetapi realisasinya jauh di bawah. Ini harus menjadi evaluasi bersama, termasuk kemungkinan adanya kebocoran,” ungkapnya.
Untuk itu, diperlukan koordinasi lintas sektor agar seluruh potensi pendapatan daerah dapat dimaksimalkan secara efektif.
DPRD berharap dengan adanya kepemimpinan baru di jajaran OPD, kinerja pendapatan daerah Provinsi Maluku dapat meningkat pada tahun 2026.
Ongen
Metro Reportase,com